Healthy Packaging

Hallo friend, ….

Bersama dengan perdana munculnya blog komunikasi kita ini, bareng –bareng yuk kita pelajari gaya hidup sehat.

Gaya hidup sehat atau orang sering bila life style itu sudah menjadi trademark sendiri bagi kebanyakan orang saat ini. Semakin majunya pengetahuan orang tentang pentingnya hidup sehat menyebabkan kesadaran itu sekarang telah bergeser menjadi sebuah gaya hidup tersendiri yang biasa dibilang dengan gaya hidup sehat.

Lo.. semua tahu kan jika hal positif itu telah menjadi trend /lifestyle, hal ini akan lebih mudah menciptakan pengaruh di masyarakat.

Salah satu contoh perilaku gaya hidup sehat yang saat ini mulai dilakukan banyak orang adalah menghindari penggunaan pembungkus makanan dari Styrofoam.

Nah sekarang ayo kita coba pelajari mengapa Styrofoam mulai dihindari. Jika Lo semua perhatikan beberapa tahun terakhir ini banyak restoran cepat saji menggunakan kemasan makanan dari Styrofoam. Memang sih kemasan makanan menjadi lebih menarik, kelihatan bersih, dan mudah dibawa.

Pada awalnya Styrofoam digunakan sebagai pembungkus barang-barang elektronik, dan sekarang sudah banyak digunakan sebagai tempat kemasan makanan.

Sekarang mari kita lihat mengapa kita harus cepat-cepat menghentikan penggunaan Styrofoam:

1. Bereaksi pada suhu tinggi

Styrofoam terbuat dari foamed polystyren dengan bahan dasar polystyren, yaitu suatu jenis plastic yang bercirikan ringan, kaku, rapuh, dan tembus cahaya. Bahan ini dicampur dengan karet sintetis (butadiena) sehingga warnanya menjadi putih susu. Agar lebih lentur dan awet, ditambahkan zat plastizer seperti dioktiplatat (DOP) dan butyl hidroksi toluena (BHT). Zat-zat berbahaya ini dapat dengan mudah terurai dan mencemari makanan atau minuman. Proses penguraian ini akan lebih cepat bila makanan atau minuman yang kita minum masih panas, mengandung alkohol, asam, atau berkadar lemak yang cukup tinggi.

2. Menyebabkan ganguan syaraf dan kanker

Zat-zat yang terurai dari Styrofoam akan masuk kedalam tubuh kita bersama dengan makanan atau minuman yang telah tercemar. Dalam jangka waktu panjang dapat menyebabkan penumpukan dalam tubuh kita. Ya kayak nabung gitu deh… tapi yang kita tabung adalah racun.

Nah penumpukan inilah yang akan menjadi bakal munculnya kanker dan gangguan syaraf.

3. Menyebabkan penurunan daya pikir anak

Nah bagi lo, para cewek .. Styrofoam yang numpuk ini dapat bermigrasi pada bayi yang dikandung, bila kelak kalian jadi ibu hamil. Zat–zat berbahaya ini akan berpindah melalui plasenta. Anak yang terbiasa mengkonsumsi zat-zat ini dapat mengalami penurunan daya pikir. Akibatnya hilang deh kreatifitas dan cenderung pasif. Dalam jangka panjang, zat-zat ini bias menyebabkan kanker pada anak serta kerusakan sistem reproduksi yang membuat anak jadi mandul setelah dewasa.

4. Tidak ramah lingkungan

Sifat dasar Styrofoam yang mirip dengan plastik menyebabkan ia tidak dapat diurai oleh alam. Bahayanya lagi, bila Styrofoam ini terbakar, ia akan mengeluarkan 57 zat berbahaya ke udara, salah satunya adalah benzana.

5. Mencemarkan lingkungan

Proses pembuatan Styrofoam itu sendiri menimbulkan bau yang tidak sedap yang dapat mengganggu pernapasan. Nah bukan cuma itu, plastik busa yang digunakan untuk melapis barang-barang elektronik itu dibuat dengan meniupkan gas clorofluorocarbon (CFC) yang dapat bikin lapisan ozon kita bolong-bolong.

Nah cukup seremkan efek penggunakan Styrofoam, so… tunggu apalagi, hentikan sekarang juga pembelian makanan menggunaan Styrofoam. Ciptakan gaya hidup sehat lo sendiri.

Ayo deh bareng-bareng kita ciptakan kelestarian lingkungan and gaya hidup sehat !!!

-Sumber: Majalah Ancolku, Edisi Februari 2008-

~ by echo4us on January 20, 2009.

2 Responses to “Healthy Packaging”

  1. Terima kasih infonya sangat bermanfaat
    saya sering beli makanan yang kadang bungkusnya amat meragukan higienitas-nya
    thanks.
    salam kenal

  2. salam kenal juga.
    waah…kita juga seneng kok info dari kita bisa bermanfaat!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: